Puisi
PENJARA KESEDIHAN
Wahai kekasihku,,
bisakah kau mendengarkan aku
walau kini tempat mu jauh berbeda
tak pernah terfikirkan dalam benakku
Aku rindu di dekatmu,,
kini engkau tiada
jauhlah hatiku kau letakan daalam samudra
kni tiada lagi bahagia yang aku rasa
kala hampa di temani duka,,
Tiada yang indah setelah engkau tiad
memukul sepiku, terusik jiwa ku
bebanlah semakin kian ku membisu
apa lah dalam benaku,,
Kau tak mungkin kembali di hadapanku
aku lemah,temanilah walau hanya sejenak
habiskan waktu untuk memikirkan kamu
semakin jauh semakin aku terluka
Ketika semua orang tersenyum dalam selimut bahagia
jatuhlah aku,air mata di pipiku
tiadaa yang menghapus tiada yang mengobati
engkau telah prgi, engkau telah mati
tinggalkan mulut yang terbungkam
penjara kesedihan.
Thanks For Reading My Writing
I Hope You Like It
Your voting will force your voice to give me strength.
thanks.
Leave Puisi to:
Read more #esteem posts
Best Posts From scoopy
We have not curated any of scoopy's posts yet. But you can encourage our curation team to review posts by visiting them regularly and by referring other readers. Because we give priority to frequently read content.
More Posts From scoopy
- Two-headed lizard
- Saus cocolan asam pedas
- Nasi Goreng Daging Giling
- Potato Salad
- Sempol udang
- Ayam Bakar Endes
- Caramel Layers Coconut Pudding
- Ikan Panggang Kacang Panjang
- PUDING KARANG PANDAN COKLAT
- puisi
- Es Cendol Durian
- Puisi
- food
- Iga Sapi Pedas Manis
- OPOR AYAM
- Manisan Kolang Kaling
- Puisi
- Bolu pandan
- Puisi
- Udang saos tiram pedas