We Are What We Write
Kita dikenal dengan hal yang terdekat dengan kita. Saat kita lahir maka beberapa tahun setelahnya, orang-orang akan mengenal kita dengan siapa ayah kita. Lalu di masa sekolah akan dikenal dengan sekolah, sampai almamater di kuliah. Dan yang tak kuliah atau sudah selesai kuliah tak diingat lagi, akan membawa nama kampungnya.
Lalu tatkala bekerja, dilakapkan dengan tempat atau bisnis yang digeluti. Misalnya Aidil Halia, Aidil yang berjualan Halia, Suman Kulet -bang Usman yang berbisnis Kerupuk kulit kerbau, Ram Ek u Abdurrahman yang menerima jasa panjat kelapa. Si Wan Cue Kameng, Bang Wan yang pernah kedapatan mencuri kambing. Anan Sabee. Abang Nan yang pernah menghisap sabu, Maun Peulet manok, Udin Koh boh, Adil Sihee –pernah kedapatan memperagakan sihir, atau suka hal-hal mistik. Wir Batee –Munawir Penjual batu giok.
Leave We Are What We Write to:
Read more #indonesia posts
Best Posts From R10
We have not curated any of riodejaksiuroe's posts yet. But you can encourage our curation team to review posts by visiting them regularly and by referring other readers. Because we give priority to frequently read content.
More Posts From R10
- Hotel Mumbai 2018; Reka Ulang Aksi Teror Paling Mengerikan di India
- Booksmart 2019, Hidup Selalu Belajar itu Membosankan?
- The Professor 2019; Kisah Profesor yang Telat Gila
- We Are What We Write
- 30 Hari Bercerita Day #2: Papi
- Apa Vaedahnya Kita Liburan?
- Mengenang Tsunami, Anak Pidie Kreatif Tega Membaca Puisi
- Travel With Me #20; Tiga Hari di Medan, Bagaimana Rasanya?
- Day #2 Rio Flp Aceh: Masuk Koran Bukan lagi Hayalan
- Hari Pertama Ketua FLP Aceh