Walang Sangit di Dahan Jambu Biji
Koloni walang sangit ini muncul entah darimana, tiba-tiba saja mereka mengerubungi dahan pohon jambu biji yang aku beli bibitnya seharga lima puluh ribu di Paya Meuneng. Jambu biji itu pernah berbuah sekali dan hanya sebiji saja. Buahnya tumbuh hanya sebesar kepalan tangan anak TK. Aku terlalu dini memetiknya, bersebab khawatir ada tangan lain yang nakal mencurinya.
Walang sangit merupakan hewan pengganggu ketentraman batin para petani. Biasanya mereka hinggap di lahan-lahan tanaman budidaya dan merusaknya. Petani kerap memakai obat kimia untuk mengusirnya. Serangga jelek itu juga memiliki senjata khusus, rongga badannya dapat mengeluarkan bau yang menyengat.
Kendati ia bermusuhan dengan manusia, ia tetap hewan yang berguna, setidaknya ia berguna untuk objek fotografi. Hehehe.
Leave Walang Sangit di Dahan Jambu Biji to:
Read more #hive-101587 posts
Best Posts From Zulham Jusuf
We have not curated any of zeds's posts yet. But you can encourage our curation team to review posts by visiting them regularly and by referring other readers. Because we give priority to frequently read content.
More Posts From Zulham Jusuf
- Pagi di Kedai Pondasi Pagi
- Gunung Salak Suatu Sore
- A Suggestion for Ecency, the Translate Feature in The Post
- Sepeda Bekas Mendiang Ayah
- Kloris Barbata, beautiful name for a wild plant
- Lut Tawar, Dari Sudut Manapun Tetap Saja Memukau
- Mending Maxim Ketimbang Gojek dan Grab
- Macro Photography: Dandelion Charm
- Jajar Perahu di Kuala Ceurape
- Walang Sangit di Dahan Jambu Biji