Parau
Senandung langit dipenghujung senja,
air matanya bertetesan menggenangi kolam - kolam kering.
Siamang didahan hilang sahutnya perlahan,
menengadahi cakrawala hitam yang diurai air mata.
Siamang bahagia, pohon - pohon bahagia,
rerumputan menguning bernapas lega.
Daun hijau, hijau kembali.
Akar - akar menggenggam bulir perbulir banyu didekapannya.
Di sisi lainnya,
Langit masih tersedu.
Tiada suara siamang,
hanya bangkai - bangkai pohon tenggelam ditanah.
Ada akar - akar tak bernyawa.
Tiada hijau, tiada daun - daun.
Jutaan bulir banyu kesetanan,
melaju kikis peradaban, menyantap ratusan raga juga arwah - arwah.
Disana hiduplah kecemasan, meringgis pada alam yang amat pemaaf tapi tak lagi pemaaf.
Sesudahnya,
Alam memangku insan dalam karmanya.
Leave Parau to:
Read more #indonesia posts
Best Posts From Syah Antoni
We have not curated any of syahantoni's posts yet. But you can encourage our curation team to review posts by visiting them regularly and by referring other readers. Because we give priority to frequently read content.