Menunggu Suami
Hari ini aku berangkat kerja dengan isteriku. Kami bekerja di sebuah kota yang berdekatan, jadi kami sering berangkat kerja bersama.
Diperjalanan kami sering mengalami macet karena banyaknya orang yang berangkat kerja, orang tua yang mengantar anak, dan orang yang pulang dari pasar. Ada tempat yang sering dimana kami harus melapangkan dada yaitu lampu merah. Di tempat itu kami harus kuat hati, kuat pikiran, dan kuat pegangan tangan. Belum lagi kalau waktu sudah mepet, harus super-super kuat.
Ketika jam kepulangan, isteriku sering menungguku di depan tempat parkiran kerjaku. Kadang aku merasa kasih hampir setiap kepulangan seperti itu. Tapi hari ini aku mencoba lebih cepat dalam kerjaku dan ternyata menunggu itu rasanya bosan dan membosankan. Satu menit, 3 menit, 15 menit, belum datang juga. Ternyata menunggu itu harus kuat hati ya.
Semoga kedepannya aku bisa tepat waktu, biar ketika isteriku datang kami bisa langsung jalan.
Leave Menunggu Suami to:
Read more #isteri posts
Best Posts From singadipa
We have not curated any of singadipa's posts yet. But you can encourage our curation team to review posts by visiting them regularly and by referring other readers. Because we give priority to frequently read content.
More Posts From singadipa
- Masih bimbang
- Rumah kami sebentar lagi jadi
- OLAHRAGA
- Tugas Penilaian kepala
- Mempersiapkan generasi 5.0 ( super smart society)
- Classmeeting
- Bahagia itu sederhana
- Menunggu Suami
- Proses pembuatan rumah
- Foto bunga iler atau tanaman coleus
- Photo of slobber or coleus ornamental plants
- Which photo is your favorite?
- A beautiful and calming highway
- Photo of black and white cone
- Black and White photo of a cow
- Photography of street
- Coffee
- Coffee lover's life
- Ulat Kandang
- a cup of sweet tea