Termakan Binary Option
Foto: Detikcom
Masyarakat sedang dihebohkan dengan kasus trading binary option atau opsi biner. Singkatnya, opsi biner adalah sebuah skema dimana kita memilih salah satu dari dua pilihan: apakah harga akan naik atau turun. Lalu kita mendapatkan keuntungan jika tebakan kita benar.
Teringat dengan sesuatu? Ya benar, judi. Menebak satu dari dua pilihan, lalu jika benar dapat keuntungan dan jika salah merugi apa lagi namanya jika bukan judi?
Kasus penipuan investasi, trading, dan skema cepat kaya lainnya selalu berulang, dan akan kembali terulang di masa depan. Mengapa demikian? Karena psikologis manusia yang ingin cepat kaya. Ketamakan (greed) dan rasa takut (fear) adalah dua instrumen utama psikologi manusia dalam keputusan investasi. Dan dua hal ini bisa dimanipulasi.
Karena itulah maka berbagai platform binary option seperti Binomo, Olymptrade, dan lainnya menggunakan influencer sebagai afiliator mereka. Tugas para afiliator ini adalah memamerkan kemewahan hidup di media sosial sehingga memancing para pengikutnya untuk ikut melakukan trading.
Bayangkan ketika yang ditampilkan sebagai konsekuensi trading hanya kehidupan mewah saja, tanpa pernah dibahas risiko kerugiannya, maka psikologis manusia bisa terpengaruh. Apalagi jika minim literasi finansial.
Para afiliator setiap hari pamer kemewahan lewat YouTube, Instagram dan TikTok, dengan memasang tautan afiliasi di profil mereka. Menanti korban terperangkap. Para afiliator ini mendapatkan komisi dari nominal yang dihabiskan oleh para pengikutnya di platform binary option tersebut, dan mengarahkan mereka untuk menghabiskan lebih banyak uang lagi lewat grup trading yang mereka buat di Telegram.
Kasus penipuan investasi seperti ini memang selalu memanfaatkan ketamakan manusia, dengan iming-iming keuntungan cepat dan gaya hidup mewah. Dan akan terus terjadi lagi di masa depan dengan wajah yang berbeda, namun intinya tetap sama: bagaimana mengeruk uang masyarakat sebanyak-banyaknya.
Leave Termakan Binary Option to:
Read more #indonesia posts
Best Posts From satriotomo
We have not curated any of satriotomo's posts yet. But you can encourage our curation team to review posts by visiting them regularly and by referring other readers. Because we give priority to frequently read content.
More Posts From satriotomo
- Melawan RupeinAggarwal dari India di chess.com (27/11/2022)
- Melawan mtiwarid dari India di chess.com (26/11/2022)
- Melawan Mariohct dari Kolombia di chess.com (07/09/2022)
- Melawan haalj dari Arab Saudi di chess.com (06/09/2022)
- Melawan leokovalensky dari Amerika Serikat di chess.com (03/08/2022)
- Melawan leokovalensky dari Amerika Serikat di chess.com (03/08/2022)
- Bermain melawan Mikhaka dari Georgia di chess.com (02/08/2022)
- Melawan BP_2 dari Inggris di chess.com (01/08/2022)
- Melawan jagc46 dari Honduras di chess.com (31/07/2022)
- Selamat Tahun Baru Islam 1444 H
- Melawan sellahi98 dari Inggris di chess.com (29/07/2022)
- Melawan samirkallaf dari Mesir di chess.com (28/07/2022)
- Melawan hiero_89 dari Polandia di chess.com (27/07/2022)
- Melawan SweetlCheeks dari Australia di chess.com (26/07/2022)
- Melawan BigTbk dari Amerika Serikat di chess.com (25/07/2022)
- Melawan Valtam1488 dari Amerika Serikat di chess.com (24/07/2022)
- Melawan 00Juggernaut00 dari Australia di chess.com (22/07/2022)
- Melawan jsrandolph dari Amerika Serikat di chess.com (21/07/2022)
- Melawan arnonmrodrigues dari Brazil di chess.com (20/07/2022)
- Melawan marededeusinyo dari Katalunya di chess.com (19/07/2022)