"Dia Pun Punya Hak"
Bagaimana salah seorang diantara kita,meminta istrinya agar berhias diri serta memakai wangi-wangian, sedangkan dia sendiri tidak tidak melakukan itu.
Bukankah ini sebuah keganjilan..!!!
![image](
Anda mendapati sebagian dari mereka dengan rambut acak-acakan, bermuka muram, penampilan asal asalan, dan tidak pernah memakai wangi-wangian. Jikalau ia mendapatkan hal itu dari istrinya, maka ia akan marah besar. ![image](
![image](
Sesungguhnya diantara hak-hak pernikahan adalah berhias bagi istri, memakai wangi-wangian dan juga menjaga tubuh, sehingga sempurnalah kedamaian, lenggenglah kasih sayang, serta kekallah cinta kasih.
![image](
![image](
>quote "Ambillah kerinduan hakiki sebagai keamanan bagi hai, Dia hampir terbang melayang dengan pemikirannya ">quote
Semoga dengan Artikel yang saya tulis ini dapat dijadikan sebagai pedoman bagi mereka yang telah mengarungi bahtera rumah tangga.
Semoga dengan tulisan yang singkat ini, tidak ada lagi keluh-kesah antara suami istri, dan insyaallah akan selalu menjadi keluarga yang sakinah,mawaddah, warohmah.
Terimakasih sahabat stemian,salam kehangatan bagi kalian semua.
Leave "Dia Pun Punya Hak" to:
Read more #history posts
Best Posts From antonysteem
We have not curated any of antonysteem's posts yet. But you can encourage our curation team to review posts by visiting them regularly and by referring other readers. Because we give priority to frequently read content.
More Posts From antonysteem
- Pelakor lain jenis
- Kemewahan Merusak Para Pemimpin
- Detik-detik Keberangkatan jama'ah Umrah Travel AL-MUNAWWARAH yang dipimpin langsung oleh Abu KUTA KRUENG.
- Martabak kacan/PKB ala bang wawan di kota ulee glee
- Keindahan Bunga Mawar Merah
- Monyet zaman Now
- Kemarau Panjang Melanda Saudara kita di Kecamatan Pirak Timue.
- Abya H.Anwar KUTA KRUENG meninjau jama'ah umrah di dayah darur Ridha AL-MUNAWWARAH.,yang akan berangkat hari Rabu 14 februari 2018
- Mat from Pandan, handicrafts from Pidie District mothers
- Detik-detik Ditemukannya Buaya yang meresahkan masyarakat Peudada